Mahasiswa Dipersimpang Jalan
Mahasiswa Dipersimpang Jalan
Masa SMA adalah masa yang terindah. Rasanya semua orang setuju akan pernyataan itu. Segalanya begitu indah dan mudah. Teman-teman yang selalu saja ada, datang menghiburku dikala sedang berduka, dan tertawa bersama disaat yang lain. Setelah lulus SMA kita berpisah, tidak ada satupun diantara kami Genk Cepers, begitu kami menyebut diri kami, yang masih terus bersama hingga di bangku perkuliahan. Kami memang serba kompak, namun cita-cita kami berbeda jauh. Ini barangkali yang membuat aku harus berpisah dengan mereka. Saat itulah sepertinya kehidupan baru sedang dimulai. Aku harus berkenalan dengan orang-orang baru yang belum tentu akan sekompak teman-temanku dulu.
Setahun duduk di dunia kuliah serasa tidak jauh berbeda dengan masa-masa SMA dulu. Bel tanda kegiatan perkuliahan dimulai tidak jauh berbeda bunyinya dengan bel di sekolahku yang dulu. Yang berbeda hanyalah sebutan guru yang diganti dengan dosen, selebihnya bisa dikata sama.
Hmm…, tampaknya ada yang masih kurang, teman-teman kuliahku, ya, mereka. Ternyata, aku merasa tidak menemukan kecocokan dengan seorang pun diantara mereka. Begitu kuliah selesai, aku langsung pulang, lalu ke kamar. Di kamar enak.., aku sering bercanda dengan sahabatku, namanya Ari. Ari baru beberapa bulan ini tiba di rumahku. Orang tuanya sudah lama berpisah, dan dia tidak memiliki tempat tinggal tetap. Jadi, tidak ada salahnya aku mempersilakan dia tinggal sekamar dirumahku.
Aku sering banget curhat ke Ari tentang kuliahku yang mulai menjenuhkan. Menurutnya, tampangku lumayan. Sering pula aku jadi begitu mengagumi wajahku hingga tahan berjam-jam di depan kaca. Tapi.., kenapa sampai saat ini aku belum juga dapat pacar ya? Hufss.. jangankan pacar, temen saja aku tidak punya di kampus.
Tahun ke tahun kehidupan perkuliahan berhasil aku lalui dengan lebih banyak duka dibanding suka. Satu semester lagi aku lulus. Hanya Ari lah yang selalu setia menemaniku. Pernah sesekali aku berpikir, nampaknya Ari cocok juga buat aku jadikan pacar. Tapi.., apa kata orang nanti kalo kita jadian?? Lesbi belum lah membudaya di negri ini. Padahal sebenarnya, diluaran sana banyak club-club lesbi yang sudah buka-bukaan. Dalam sebuah club malam, aku pernah nguping pembicaraan para lesbian itu, mereka nampaknya merencanakan sebuah pesta seks di rumah salah seorang dari mereka. Ingin rasanya aku bergabung dengan mereka, tapi.. lagi-lagi aku merasa ada yang salah dengan diri ini.
Aku berkesimpulan, hanya Ari yang bisa membuatku senang selama ini, hanya dia yang bisa mengusir segala kepenatanku.
Namun.., nampaknya kebahagian aku dan Ari tidak akan berjalan lama. Orang tuaku mulai mencium gelagat aneh diantara kita. Ibuku sering menjumpai kamarku terkunci rapat, suatu hal yang sebelumnya jarang aku lakukan. Bahkan puncaknya, kemaren siang ibu memergokiku telanjang di kamar dengan Ari! Betapa malunya aku!
Tapi…, yang membuat aku tidak mengerti adalah, kenapa saat ini aku berada dalam kamar putih bersih ini? Dengan pintu terkunci dan makan terjadwal dari orang yang tidak pernah aku tahu. Aku memakai seragam yang serba putih pula. Dan.. dimana Ari??! Ari tidak ada di kamar ini. Kemana dia??!! Aku sungguh tidak mengerti.
Oh, ternyata, dikamar ini aku tidak sendiri. Ada seorang wanita berpakaian formal yang mengajakku bicara. Dia mulai menjelaskan banyak hal padaku. Aku semakin dibuatnya tidak mengerti situasi ini. Katanya, dia sudah mengecek ke kamarku dan bertanya kepada kedua orang tuaku, kalau ternyata, tidak pernah ada seorangpun yang menginap di rumahku, apalagi tidur sekamar denganku. GILA! Ini jelas tidak mungkin! Semua orang sudah gila!
Atau…
Apa aku yang sudah tidak waras lagi?
(Buntara)
Menurut aq gak ada yg salah pada settingan Tuhan, laki2 suka wanita n sebaliknya. Cuma mungkin letak missnya ada pada cara kita menyikapi lawan jenis kita,dan dalam masa kekosongan itu kebetulan kamu dekat dgn sohib wanita. Sebenarnya banyak lho sosok laki2 dgn karakter sebaik sohib wanitamu itu, n sebenernya km bs lho menemukan sosok itu apalagi km terlahir dgn sosok face yg sgt cantiq,meskipun aq blm lihat km tp aq yakin bgtz kl km tuh cantiq.So..,tunggu apalagi?? Find that guy,girl…!! See U