Demi D’Cinnamons Rela Mengantri

LautdCinnamonkecil Demi DCinnamons Rela MengantriSabtu, 1 Desember 2007, ratusan orang mengantri di depan gedung auditorium STIE YKPN Yogyakarta. Mereka mengantri untuk sebuah tiket pertunjukan konser dCinnamon. Sebuah band pendatang baru di belantika musik Indonesia. Tiket box dibuka pukul 18.00 WIB, namun sudah dipadati sejak pukul 16.00 WIB. Anggi dan Sakti, pasangan yang sudah mengantri sejak pukul 17.00 terpaksa harus kecewa, karena ada pemberitahuan dari pihak panitia kalau tiket sudah habis.
“Sebenarnya tiket untuk reservasi sudah ditutup sejak 1 hari sebelumnya,” kata Ninunk, salah seorang panitia. Di Kopma STIE sendiri 100 lembar tiket langsung habis hanya dalam waktu 3 jam saja. “Sial, nunggu jebolan aja kalo gitu, oke!,” ujar Dimas yang tampak sangat kecewa.

Beberapa calo yang terlihat, menawarkan tiket dengan harga fantastis. Rp50.000,- untuk selembar tiketnya! Bahkan Hendra, salah seorang penonton, mengaku ditawari untuk menjual tiketnya pada calo dengan harga Rp25.000,- Beberapa orang terlihat melakukan transaksi, namun banyak juga yang masih menunggu di luar dengan harapan ada quota tambahan dari panitia.

D’Cinnamons sendiri berdiri sejak Bulan September 2004 di Bandung. Personilnya terdiri atas Dodo/Diana Widoera (Lead Vokal dan akustik gitar), Bona/Ismail Bonaventura (akustik gitar) dan Laut/Louise Laura Lalitanaya (backing vokal dan bass gitar). D’Cinnamons ini mengusung musik unpluged acoustic. Sepintas lagu-lagu mereka mengingatkan kita pada Alanis Morisette, Cranberies atau mungkin The Corrs. Tapi bagaimanapun D’Cinnamons telah memberikan nuansa baru di dunia musik tanah air.
Laut, photo by: Buntara
(Btr/btr)

 

Filed Under: Music & Art

About the Author

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. pitoyz says:

    Woke… Boss…
    kereen… liputan sendiri bisa nanya banyak orang… apalagi ada yang bantuin…

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.