Archive for the ‘Telekomunikasi’ Category
Toshiba Siapkan Notebook 3D Bebas Kacamata
Jakarta – Melihat tampilan tiga dimensi (3D) kadang sering direpotkan dengan kacamata. Beruntung, kini sudah ada teknologi yang bisa membebaskan pengguna dari kacamata kala menikmati sajian gambar yang lebih hidup tersebut.
Hal inilah yang tengah dikembangkan Toshiba. Perusahaan asal Jepang itu dilaporkan tengah mempersiapkan notebook 3D yang bisa dinikmati tanpa kacamata khusus.
Dikutip detikINET dari Tg Daily, Kamis (7/4/2011), perangkat 3D bebas kacamata sejatinya sudah mulai tumbuh belakangan ini. Vendor konsol game Nintendo pun sudah mulai menggoda pasar dengan produk barunya, Nintendo 3DS.
Selain itu ada juga deretan produk lainnya semisal frame foto digital 3D, display kamera preview 3D, dan akan juga diikuti dengan smartphone dan tablet PC.
Toshiba sendiri sejatinya sudah memiliki notebook 3D dan menjajal peruntungannya di pasar dengan produk tersebut. Sayang, nasib baik kurang menaungi Toshiba kala itu, dengan hasil akhir yang kurang sukses.
Namun sepertinya dengan persiapan notebook 3D tanpa kacamata yang digadang-gadang akan diperkenalkan pada tahun 2011 ini, Toshiba masih belum patah arang untuk menaklukkan pasar.
( ash / fyk )
www.detik.com
Huawei berminat investasi di telekomunikasi RI
BANDUNG: Delegasi Huawei Technologies Co segera datang ke Indonesia untuk membicarakan rencana investasi telekomunikasi di Tanah Air.
Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring optimistis mampu menyerap dana investasi dari Huawei, terutama akan ditujukan untuk mempercepat pembangunan jaringan serat optik di kawasan timur Indonesia.
Tifatul belum bisa mengemukakan potensi investasi yang akan diserap dari perusahaan telekomunikasi besar asal China itu, tetapi diperkirakan nilainya akan sangat besar.
“Investasi mereka ke Amerika Serikat saja sangat besar. Mereka memiliki modal yang besar,” katanya hari ini.
Tifatul menjelaskan investasi Huawei dapat berbentuk penanaman modal langsung ataupun model investasi lainnya, bergantung pada kesepakatan dalam pertemuan bisnis nanti. “Hal ini kan menyangkut persoalan bisnis,” ujarnya.
Dirjen Pos dan Telekomunikasi Kemenkominfo Muhammad Budi Setiawan menambahkan minat Huawei untuk berinvestasi pada sektor telekomunikasi di Indonesia cukup tinggi.
Namun, pemerintah tidak akan menutup kesempatan bagi perusahaan-perusahaan lain yang berminat menanamkan modalnya di Indonesia.
Menurut Budi, tidak akan ada perlakukan khusus kepada Huawei jika memang mereka menanamkan modalnya di Indonesia, seperti pola penunjukkan langsung.
“Semua perusahaan harus tetap mengikuti proses lelang proyek. Dalam hal ini, kami juga sedang memperbaiki aturan yang terkait dengan lelang pengadaan jaringan serat optik tersebut,” katanya.(jha)
SUMBER: www.bisnis.com