Tag Cloud
Berita Terakhir

Archive for the ‘Syariah’ Category

‘Kontribusi bank syariah bisa naik bila masuk API’

Oleh: Anggi Oktarinda

JAKARTA: Rencana Bank Indonesia memasukan bank syariah ke dalam komponen revisi Arsitektur Perbankan Indonesia (API) dinilai dapat mendorong kontribusi bank syariah dalam industri perbankan nasional.

Konsultan Syariah Adiwarman A. Karim mengatakan sudah sewajarnya bank syariah dimasukkan ke dalam komponen revisi API, di tengah perkembangan sistem keuangan yang mengusung konsep Islami tersebut.

“Kalau bank syariah masuk API artinya ada harapan perkembangan bank syariah lebih besar dan lebih terarah. Mudah-mudahan semua pihak, termasuk direktorat syariah [BI], melihat ini sebagai kerja besar,” katanya, hari ini.

Namun demikian, Adiwarman mengaku belum dapat menghitung sejauh mana dampak dimasukkannya bank syariah ke dalam API terhadap perkembangan bank syariah karena belum tahu sejauh mana perhatian terhadapnya dalam API baru.

“Kita belum tahu sekuat mana bank syariah mendapat perhatian dalam API baru. Kita lihat dulu. Kemudian setelah itu bisa dihitung kontribusinya dalam peningkatan nasabah,” ujarnya.

Belum lama ini, Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution, mengatakan akan memasukkan bank perkreditan rakyat (BPR) dan bank syariah dalam komponen Arsitektur Perbankan Indonesia (API) yang saat ini tengah disempurnakan.

Menurut dia, API sebelumnya hanya menyangkut bank umum, namun sekarang juga mencakup BPR, perbankan syariah, dan bank asing. Darmin mengutarakan akan menyelesaikan pembahasan tersebut sehingga dapat menjadi panduan perbankan ke depan.

Dalam ketentuan API yang diterbitkan pada 2005 lebih banyak mengatur tentang peran bank umum untuk melakukan konsolidasi dan penguatan permodalan.

Arsitektur Perbankan Indonesia (API) adalah kerangka dasar sistem perbankan nasional yang bersifat menyeluruh, memberikan arah, bentuk, dan tatanan industri perbankan untuk rentang waktu 5-10 tahun ke depan. (er)

sumber : http://bisnis.com/keuangan/syariah/1id208457.html

Kenaikan GWM tekan ekspansi bank syariah

Oleh: Anggi Oktarinda

JAKARTA: Kenaikan giro wajib minimum (GWM) primer dari 5% menjadi 8% akan mempengaruhi kinerja perbankan syariah yang saat ini sedang giat mengembangkan diri.

Adjat Djatnika Basarah, Assistant Vice President Branch Manager PT Bank BNI Syariah, mengatakan kenaikan GWM primer akan menambah jumlah dana menganggur di perbankan syariah yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk ekspansi pembiayaan.

“Sayang saja, selisih kenaikan GWM sebesar 3% itu sebetulnya bisa digunakan untuk meningkatkan kinerja perbankan syariah dalam penyaluran kredit,” katanya kepada Bisnis di sela-sela kegiatan Bazaar Sembako Murah Ramadan BNI Syariah, sore ini.

Namun begitu, lanjutnya, bank akan tetap mengikuti aturan Bank Indonesia untuk menaikkan GWM. “BI pasti punya landasan kebijakan yang kuat dengan memperhatikan kondisi ekonomi makro. Jika sudah menjadi ketetapan, kami akan mengikuti,” ujarnya.

Hari ini, bank sentral menaikkan GWM primer dari sebelumnya 5% menjadi 8% dari total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) untuk mempertahankan likuiditas. Sementara itu GWM sekunder tetap di level 2,5%.

Sepanjang semester I/2010, BNI Syariah telah menyalurkan kredit sebesar Rp3,2 triliun, atau 86,48% dari total target akhir tahun sebesar Rp3,7 triliun.(yn)

sumber : http://bisnis.com/keuangan/syariah/1id206096.html