Archive for the ‘Otomotif’ Category
R.I.P Marco Simoncelli
Penunggang Honda, Marco Simoncelli disahkan meninggal dunia selepas terjatuh dan kepalanya dilanggar dua pelumba lain pada perlumbaan kategori MotoGP di Litar Sepang, sebentar tadi.
Sebelum itu, perlumbaan kategori berkenaan dibatalkan berikutan kemalangan yang menimpa pelumba Itali berkenaan yang terjatuh dan dilanggar Colin Edwards dan Valentino Rossi pada pusingan kedua perlumbaan terbabit.Topi keledar Simoncelli tercabut ketika kemalangan di selekoh 11 apabila beliau tergelincir dengan motosikalnya melintang di atas litar dan ketika itu menjadi laluan Edwards dan Rossi.Perlumbaan itu terus diberikan bendera merah dan Simoncelli yang kaku di atas litar terus dibawa ke pusat perubatan menggunakan ambulans.
Honda akan Genjot Produksi Scoopy
JAKARTA, PT Astra Honda Motor (AHM) akan menggenjot produksi skuter otomatik (skutik) retro, Scoopy, hingga di atas 15 ribu unit mulai bulan depan, untuk memangkas masa tunggu (inden) yang kini mencapai dua sampai tiga bulan.
|
“Kami targetkan inden bisa turun jadi hanya dua minggu,” ujar Senior General Manager Sales AHM, Sigit Kumala, di Jakarta, Minggu. Sigit menilai, AHM tidak dapat menurunkan inden secara langsung. Apalagi, kata dia, bulan ini produksi tidak dapat digenjot karena ada libur Lebaran. “Susah mengejar volume kalau hari kerja sedikit. Tapi bulan depan kami upayakan kejar produksi,” ujar Sigit. Sampai Agustus, penjualan Scoppy mencapai 37 ribu unit. Scoopy adalah skutik retro pertama di pasar Tanah Air. Menurut Sigit, produksi Scoopy dapat dinaikkan karena ekspansi lini produksi skuter terus berlajan. Kapasitas produksi skutik AHM kini mencapai 150 ribu unit dari sebelumnya 90 ribu unit. Selain Scoopy, AHM menjamah pasar skutik lewat Beat, Vario, dan model skutik premium, PCX. Hingga akhir tahun ini, AHM mengincar 47% pasar skutik domestik dari total pasar sekitar 3 juta unit. Sampai Juli 2010, penjualan AHM mencapai 2 juta unit dengan pangsa pasar 47%. (gor/ant) sumber: www.investorindonesia.com |
Penjualan sepeda motor turun 15%
JAKARTA: Penjualan sepeda motor di Tanah Air pada September diperkirakan turun 15%-20%. Penurunan tersebut terutama dipicu oleh panjangnya masa libur Lebaran.
Senior General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor Sigit Kumala mengatakan penurunan penjualan tersebut memang merupakan tren musiman yang sudah diprediksi sebelumnya.
“Dengan libur selama 10 hari saja, paling tidak di sisi distribusi terganggu. Begitu pula dari sisi ritel,” ujarnya kemarin.
Namun, dia mengungkapkan penurunan tersebut sebetulnya sudah dapat diantisipasi karena pada Agustus terjadi lonjakan.
Dalam beberapa bulan ke depan hingga akhir tahun dia memperkirakan pasar akan kembali meningkat kendati puncak penjualan bulanan sudah terlampaui.
Hal senada diungkapkan oleh Direktur Pemasaran PT Yamaha Motor Kencana Indonesia Vincent Mulyono. Dia juga memperkirakan volume penjualan sepeda motor pada bulan ini akan lebih rendah dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.
Kondisi itu juga dipicu oleh beberapa faktor lain, seperti menipisnya stok dan sulitnya pabrik menggenjot produksi pada bulan puasa.
Sigit optimistis pasar sepeda motor nasional pada tahun ini akan mencapai 7 juta-7,1 juta unit. Jika terealisasi, angka tersebut menjadi rekor baru penjualan sepeda motor di Indonesia setelah pada 2008 mencapai 6,2 juta unit.
Penjualan sepeda motor pada Agustus awalnya diprediksi menembus 700.000 unit atau naik 4,3% dibandingkan dengan pencapaian pada bulan sebelumnya, dipicu oleh permintaan domestik yang kuat.
Dalam realisasinya, berdasarkan data penjualan empat merek sepeda motor Jepang menunjukkan volume pasar motor, baik domestik maupun ekspor, pada Agustus mencapai 731.921 unit.
Secara kumulatif Januari-Agustus, angka penjualan kendaraan roda dua menyentuh 5.042.647 unit. Realisasi ini hampir mendekati total pasar sepeda motor sepanjang 2009 yang mencapai 5,8 juta unit.
Sepanjang periode Januari-Agustus 2010 Honda memimpin pasar roda dua dengan total penjualan 2.352.686 unit dan Yamaha 2.262.792 unit.
Menyinggung tentang perkembangan penjualan varian Honda New Mega Pro yang baru dirilis bulan lalu, Sigit mengungkapkan hingga saat ini konsumen harus menunggu (inden) sekitar 1 bulan untuk dapat memperoleh sepeda motor tersebut.
“Bulan lalu delivery ke konsumen mencapai 7.000 unit. Bulan ini ditargetkan bisa sekitar 15.000 unit. Kami akan meningkatkan shift di pabrik hingga lembur di Sabtu dan Minggu.”
Perkuat segmen sport
Sementara itu, Yamaha kemarin memperkuat posisinya pada segmen sport dengan meluncurkan produk baru, Yamaha New Scorpion Z.
Ini adalah produk motor sport kedua yang diluncurkan pabrikan motor asal Jepang tersebut setelah pada Agustus lalu mengadakan acara penyerahan motor Yamaha Bison kepada pembeli pertama di Jakarta.
Vincent mengatakan produksi pertama Bison direncanakan mencapai 5.000 unit sedangkan New Scorpion Z sebanyak 2.000 unit.
Ia mengisyaratkan bahwa jumlah tersebut akan bisa bertambah bergantung pada besarnya permintaan.
“Kami akan lihat nanti pasarnya seperti apa,” katanya.
Vincent menargetkan pada 2010 Yamaha akan dapat menjual sekitar 3,2 juta unit kendaraan roda dua.
New Scorpio Z didesain dengan mesin sebesar 223 cc, memiliki 5 transmisi, dengan kapasitas bahan bakar 13 liter.
Sepeda motor sport diperkirakan dapat naik hingga 11% dari total pasar sepeda motor di Indonesia. Motor bebek dan skuter matik masih dominan dengan masing-masing menguasai 50,71% dan 42,87%.
Hingga Juli, Honda berhasil unggul pada segmen sepeda motor bebek di pasar domestik hingga bulan lalu. Sementara itu, Yamaha pada periode yang sama memimpin pasar sepeda motor matik (skutik).
Berdasarkan informasi dari kalangan industri sepeda motor, total pasar sepeda motor matik dari Januari hingga Juli mencapai 1,85 juta unit.
Selama periode tersebut, penjualan Honda mencapai 815.000 unit atau menguasai 44% pasar.
Sementara itu, Yamaha memimpin pasar pada segmen ini dengan membukukan penjualan sebanyak 934.000 unit. Dengan angka itu, Yamaha menguasai 50,59% pasar sepeda motor matik.
Posisi ketiga dikuasai oleh Suzuki yang membukukan penjualan sebanyak 97.000 unit. (11/er)
sumber :http://bisnis.com/umum/headlines_bisnisindonesia/1id209561.html