<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Surat Kabar Online Mahasiswa Balance &#187; Wisata</title>
	<atom:link href="http://balancepers.com/category/jalan-jalan-wisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://balancepers.com</link>
	<description>Media Komunikasi Mahasiswa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 15:03:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>ISTANA TAMAN SARI</title>
		<link>http://balancepers.com/istana-taman-sari/</link>
		<comments>http://balancepers.com/istana-taman-sari/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2007 14:41:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dc_paling_ayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balancepers.com/istana-taman-sari/</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta jangan sampai melewatkan pesanggrahan Taman Sari. Tempat ini lebih dikenal dengan nama Istana Taman Sari. Letanya ada di 0,5 km sebelah selatan Kraton Yogyakarta. Taman Sari dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwana I pada tahun 1756 dan diselesaikan pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwana II pada tahun 1765. Nama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img src="http://img518.imageshack.us/img518/4374/82041216kurbgmuypp5.jpg" align="left" height="207" width="277" title="ISTANA TAMAN SARI" alt="82041216kurbgmuypp5 ISTANA TAMAN SARI" />Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta jangan sampai melewatkan pesanggrahan Taman Sari. Tempat ini lebih dikenal dengan nama Istana Taman Sari. Letanya ada di 0,5 km sebelah selatan Kraton Yogyakarta. Taman Sari dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwana I pada tahun 1756 dan diselesaikan pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwana II pada tahun 1765.<o:p></o:p></p>
<p style="text-align: justify">Nama Taman Sari terdiri atas dua kata, yakni taman yang mempunyai makna “kebun yang ditanami bunga-bungaan” dan sari yang melambangkan “indah, bunga”. Dengan demikian, nama Taman Sari dimaksudkan sebagai nama suatu kompleks taman yang benar-benar indah atau asri.<span id="more-67"></span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: justify">Taman Sari bukan hanya sekedar taman kerajaan, namun bangunan ini merupakan sebuah kompleks yang terdiri dari kolam pemandian, kanal air, ruangan-ruangan khusus dan sebuah kolam yang besar. Di dalam taman ini terdapat 2 kolam untuk mandi para selir dan 1 kolam untuk madi Raja beserta selir yang terpilih. Untuk memilih selir, sang Raja akan melempar bunga ke kolam yang dipakai mandi para selir. Bunga tersebut akan diperebutkan oleh para selir, kemudian siapa saja selir yang beruntung yang mendapatkan bunga tersebut akan mendapat kesempatan mandi berdua bersama dengan Raja.<o:p></o:p></p>
<p style="text-align: justify">Taman Sari juga dipersiapkan sebagai benteng untuk menghadapi situasi bahaya. Di samping itu, bangunan ini juga digunakan untuk sarana ibadah tepatnya di Sumur Gumuling. Sumur Gemuling yang berupa bangunan bertingkat 2 dengan lantai bagian bawahnya terletak di bawah tanah. Di masa lampau, bangunan ini merupakan semacam surau tempat Sultan melakukan ibadah sholat. Bagian ini dapat dicapai melalui lorong bawah tanah. Di bagian lain masih banyak lorong bawah tanah yang lain, yang merupakan jalan rahasia, dan dipersiapkan sebagai jalan penyelamat bila sewaktu-waktu kompleks ini mendapat serangan musuh.<o:p></o:p></p>
<p style="text-align: justify">Arsitek bangunan ini adalah bangsa Portugis, sehingga selintas seolah-olah bangunan ini memiliki seni arsitektur Eropa yang sangat kuat, disamping makna-makna simbolik Jawa yang tetap dipertahankan. Namun jika kita amati, makna unsur bangunan Jawa lebih dominan di sini.<o:p></o:p></p>
<p style="text-align: justify">Pesona Taman Sari ini dapat mempesonakan siapa saja yang melihatnya. Sehingga sebagai tempat objek wisata di Yogyakarta, Taman Sari sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja. Disamping bangunan dan arsitekturnya mempunyai nilai seni dan muatan sejarah yang tinggi, bangunan ini juga sangat eksotis.<br />
^Dc^<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><o:p> </o:p></p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://balancepers.com/gaya-hidup-sehat/" rel="bookmark">Gaya Hidup Sehat untuk Mencegah Influenza</a></li><li><a href="http://balancepers.com/mp3-gratisan-siapa-mau/" rel="bookmark">Mp3 Gratisan, siapa mau?</a></li><li><a href="http://balancepers.com/pelihara-anthurium-bisa-beli-nissan-x-trail/" rel="bookmark">Pelihara Anthurium bisa beli Nissan X-Trail</a></li><li><a href="http://balancepers.com/akuntansi-manajemen/" rel="bookmark">Akuntansi = Manajemen?</a></li><li><a href="http://balancepers.com/1-juta-peluru-per-tahun/" rel="bookmark">1 JUTA PELURU PER TAHUN</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balancepers.com/istana-taman-sari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

