Archive for the ‘Ekonomi’ Category
DPR Minta Pemerintah Dukung PLN Lakukan Efisiensi
JAKARTA, Komisi VII DPR meminta pemerintah sunguh-sungguh mendukung PT PLN (Persero) melakukan efisiensi di segala bidang guna mengamankan keputusan tidak menaikkan tarif dasar listrik pada 2011.Ketua Komisi VII DPR Teuku Riefky Harsya di Jakarta, Senin mengatakan, keputusan pemerintah dan Komisi VII DPR untuk tidak menaikkan TDL bergantung efisiensi yang dilakukan PLN.
“Kunci tidak naiknya TDL bergantung efisiensi PLN,” katanya. Dalam rapat kerja antara pemerintah yang diwakili Menteri ESDM Darwin Saleh dan Komisi VII DPR, Kamis (23/9) lalu sudah disepakati tidak menaikkan TDL pada 2011.
Untuk itu, PLN diminta melakukan efisiensi Rp8,1 triliun terutama melalui pengalihan penggunaan bahan bakar minyak ke gas, batu bara, dan energi alternatif lainnya.
Keputusan lainnya dalam raker yang dipimpin Riefky itu adalah menunda “carry over” subsidi listrik 2010 sebesar Rp 4,6 triliun, sehingga tidak perlu menaikkan TDL.
Sebelumnya, pemerintah merencanakan kenaikan TDL rata-rata 15 persen mulai Januari 2011. “Kami apresiasi komitmen PLN itu. Namun, setelah itu, pemerintah hendaknya mendukung pengalokasian gas buat PLN,” kata Riefky seperti dikutip Antara.
Menurut dia, pemerintah mesti mengamankan kebijakan tidak menaikkan TDL dengan mempermudah PLN memperoleh bahan bakar murah.
DPR akan mengawal kesepakatan tersebut melalui Panitia Kerja Hulu Kelistrikan yang baru dibentuk guna memastikan ketersediaan dan efisiensi penggunaan bahan bakar PLN dan juga energi terbarukan.
“Kami ingin agar kebijakan yang bagus ini bisa implementatif. Jangan karena ulah segelintir orang atau kelompok, apa yang sudah disepakati, tidak bisa terlaksana,” tegasnya. (tk)
Huawei berminat investasi di telekomunikasi RI
BANDUNG: Delegasi Huawei Technologies Co segera datang ke Indonesia untuk membicarakan rencana investasi telekomunikasi di Tanah Air.
Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring optimistis mampu menyerap dana investasi dari Huawei, terutama akan ditujukan untuk mempercepat pembangunan jaringan serat optik di kawasan timur Indonesia.
Tifatul belum bisa mengemukakan potensi investasi yang akan diserap dari perusahaan telekomunikasi besar asal China itu, tetapi diperkirakan nilainya akan sangat besar.
“Investasi mereka ke Amerika Serikat saja sangat besar. Mereka memiliki modal yang besar,” katanya hari ini.
Tifatul menjelaskan investasi Huawei dapat berbentuk penanaman modal langsung ataupun model investasi lainnya, bergantung pada kesepakatan dalam pertemuan bisnis nanti. “Hal ini kan menyangkut persoalan bisnis,” ujarnya.
Dirjen Pos dan Telekomunikasi Kemenkominfo Muhammad Budi Setiawan menambahkan minat Huawei untuk berinvestasi pada sektor telekomunikasi di Indonesia cukup tinggi.
Namun, pemerintah tidak akan menutup kesempatan bagi perusahaan-perusahaan lain yang berminat menanamkan modalnya di Indonesia.
Menurut Budi, tidak akan ada perlakukan khusus kepada Huawei jika memang mereka menanamkan modalnya di Indonesia, seperti pola penunjukkan langsung.
“Semua perusahaan harus tetap mengikuti proses lelang proyek. Dalam hal ini, kami juga sedang memperbaiki aturan yang terkait dengan lelang pengadaan jaringan serat optik tersebut,” katanya.(jha)
SUMBER: www.bisnis.com
Efisiensi Birokrasi Tentukan Kualitas Ekonomi Nasional
Jakarta, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Profesor Firmanzah mengatakan efektivitas dan efisiensi birokrasi lembaga, baik di tingkat pusat maupun daerah, akan sangat menentukan kualitas implementasi program-program ekonomi nasional.
|
“Agar sistem ekonomi Indonesia efisien perlu ada tata kelola antara pusat dan daerah tentang pengalokasian dan penyerapannya. Hal ini juga akan berdampak pada penciptaan ekonomi nasional,” katanya saat menjadi pembicara dalam peluncuran buku Indonesia Menentukan Nasib “Dari Reformasi ke Transformasi Kelembagaan” di Jakarta, Rabu. Buku yang merupakan hasil kajian strategis Harvard Kennedy School itu diluncurkan atas kerja sama Rajawali Foundation dan Kompas. Menurut dia, sejumlah permasalahan ekonomi yang dihadapi Indonesia sangat erat kaitannya dengan aspek governance dan kelembagaan sehingga sangat menentukan. Tidak hanya pada akumulasi sumber daya nasional, tetapi juga bagaimana mengalokasikan dan pola-pola penyerapannya. Ia menuturkan, sejak reformasi 1997-1998, Indonesia mengalami transformasi yang sangat mendasar, baik dari aspek kelembagaan politik, budaya, sosial, pemerintahan, maupun ekonomi. Akan tetapi, dihadapkan dengan sejumlah permasalahan, antara lain peningkatan kualitas infrastruktur, pembiayaan, kemampuan SDM, dan inovasi. “Oleh karenanya, Indonesia dituntut untuk mampu menyelesaikan hal-hal yang menghambat proses pembangunan berbangsa dan bernegara,” tuturnya. Firmanzah menilai laporan penelitian yang dibuat dalam sebuah buku ini telah membuka dan menyadarkan bahwa aspek governance dan kelembagaan sangat dibutuhkan dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Buku setebal 222 halaman itu memaparkan fakta-fakta, kendala, dan solusi bagi Indonesia bila ingin mengejar ketertinggalannya dengan negara lain di kawasan Asia, seperti Tiongkok, Thailand, India, Malaysia, dan Filipina yang berubah lebih cepat dan dinamis. (gor/ant)
Sumber : www.investorindonesia.com |
Indonesia Teratas Dalam Daftar Pembajakan Hak Cipta di Asia
Indonesia “telah meloloskan undang-undang baru yang akan meningkatkan perlindungan kekayaan intelektual, tetapi aturan-aturan tidak ditegakkan secara efektif sama sekali, dan tingkat pembajakan di Indonesia masih termasuk yang tertinggi di dunia.”
Indonesia diberi skor nilai terburuk 8,5 dari maksimum 10 poin dibandingkan dengan 11 negara Asia lainnya dalam survei PERC dari 1.285 manajer asing yang diselenggarakan antara Juni dan pertengahan Agustus. Nol adalah skor yang terbaik.
Lebih banyak ekonomi maju bernasib lebih baik, dengan Singapura memimpin daftar dengan skor nilai 1,5, diikuti oleh Jepang (2,1), Hong Kong (2,8), Taiwan (3,8) dan Korea Selatan (4,1).
Di ujung lain dari skala, Vietnam kedua terburuk di 8,4, China mencetak 7,9, Filipina 6,84, India 6,5, Thailand 6,17 dan Malaysia 5,8.
Peringkat mencerminkan sebagian besar penelitian oleh industri perangkat lunak global, yang adalah khawatir dengan ketersediaan mudah film bajakan dan software di kota-kota Asia meskipun pemerintah berjanji untuk mengambil tindakan keras.
“Dari negara-negara Asia berkembang, Vietnam, Indonesia dan Filipina semua dinilai buruk tidak hanya untuk tingkat rendah perlindungan HKI mereka, tetapi juga untuk kriteria fisik seperti infrastruktur, ketidakefisienan birokrasi dan keterbatasan tenaga kerja,” kata PERC.
Cina juga datang di bawah pengawasan yang kuat karena ukuran yang semata-mata ekonomi dan keberadaan perusahaan-perusahaan besar “mampu menggunakan teknologi bajakan untuk bersaing di pasar luar negeri,” kata PERC.
“Negara-negara seperti Vietnam, Filipina, dan Indonesia tidak memiliki kemampuan sama untuk menimbulkan kerusakan global melalui pembajakan HKI seperti perusahaan China lakukan.”
”Meskipun China telah membuat langkah keras atas pelanggaran HKI, tujuannya dari pengamanan transfer keterampilan asing ke perusahaan-perusahaan China, menggunakan akses pasarnya yang besar sebagai leverage, tetap bermasalah,” katanya. (tk/ant)
Penjualan sepeda motor turun 15%
JAKARTA: Penjualan sepeda motor di Tanah Air pada September diperkirakan turun 15%-20%. Penurunan tersebut terutama dipicu oleh panjangnya masa libur Lebaran.
Senior General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor Sigit Kumala mengatakan penurunan penjualan tersebut memang merupakan tren musiman yang sudah diprediksi sebelumnya.
“Dengan libur selama 10 hari saja, paling tidak di sisi distribusi terganggu. Begitu pula dari sisi ritel,” ujarnya kemarin.
Namun, dia mengungkapkan penurunan tersebut sebetulnya sudah dapat diantisipasi karena pada Agustus terjadi lonjakan.
Dalam beberapa bulan ke depan hingga akhir tahun dia memperkirakan pasar akan kembali meningkat kendati puncak penjualan bulanan sudah terlampaui.
Hal senada diungkapkan oleh Direktur Pemasaran PT Yamaha Motor Kencana Indonesia Vincent Mulyono. Dia juga memperkirakan volume penjualan sepeda motor pada bulan ini akan lebih rendah dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.
Kondisi itu juga dipicu oleh beberapa faktor lain, seperti menipisnya stok dan sulitnya pabrik menggenjot produksi pada bulan puasa.
Sigit optimistis pasar sepeda motor nasional pada tahun ini akan mencapai 7 juta-7,1 juta unit. Jika terealisasi, angka tersebut menjadi rekor baru penjualan sepeda motor di Indonesia setelah pada 2008 mencapai 6,2 juta unit.
Penjualan sepeda motor pada Agustus awalnya diprediksi menembus 700.000 unit atau naik 4,3% dibandingkan dengan pencapaian pada bulan sebelumnya, dipicu oleh permintaan domestik yang kuat.
Dalam realisasinya, berdasarkan data penjualan empat merek sepeda motor Jepang menunjukkan volume pasar motor, baik domestik maupun ekspor, pada Agustus mencapai 731.921 unit.
Secara kumulatif Januari-Agustus, angka penjualan kendaraan roda dua menyentuh 5.042.647 unit. Realisasi ini hampir mendekati total pasar sepeda motor sepanjang 2009 yang mencapai 5,8 juta unit.
Sepanjang periode Januari-Agustus 2010 Honda memimpin pasar roda dua dengan total penjualan 2.352.686 unit dan Yamaha 2.262.792 unit.
Menyinggung tentang perkembangan penjualan varian Honda New Mega Pro yang baru dirilis bulan lalu, Sigit mengungkapkan hingga saat ini konsumen harus menunggu (inden) sekitar 1 bulan untuk dapat memperoleh sepeda motor tersebut.
“Bulan lalu delivery ke konsumen mencapai 7.000 unit. Bulan ini ditargetkan bisa sekitar 15.000 unit. Kami akan meningkatkan shift di pabrik hingga lembur di Sabtu dan Minggu.”
Perkuat segmen sport
Sementara itu, Yamaha kemarin memperkuat posisinya pada segmen sport dengan meluncurkan produk baru, Yamaha New Scorpion Z.
Ini adalah produk motor sport kedua yang diluncurkan pabrikan motor asal Jepang tersebut setelah pada Agustus lalu mengadakan acara penyerahan motor Yamaha Bison kepada pembeli pertama di Jakarta.
Vincent mengatakan produksi pertama Bison direncanakan mencapai 5.000 unit sedangkan New Scorpion Z sebanyak 2.000 unit.
Ia mengisyaratkan bahwa jumlah tersebut akan bisa bertambah bergantung pada besarnya permintaan.
“Kami akan lihat nanti pasarnya seperti apa,” katanya.
Vincent menargetkan pada 2010 Yamaha akan dapat menjual sekitar 3,2 juta unit kendaraan roda dua.
New Scorpio Z didesain dengan mesin sebesar 223 cc, memiliki 5 transmisi, dengan kapasitas bahan bakar 13 liter.
Sepeda motor sport diperkirakan dapat naik hingga 11% dari total pasar sepeda motor di Indonesia. Motor bebek dan skuter matik masih dominan dengan masing-masing menguasai 50,71% dan 42,87%.
Hingga Juli, Honda berhasil unggul pada segmen sepeda motor bebek di pasar domestik hingga bulan lalu. Sementara itu, Yamaha pada periode yang sama memimpin pasar sepeda motor matik (skutik).
Berdasarkan informasi dari kalangan industri sepeda motor, total pasar sepeda motor matik dari Januari hingga Juli mencapai 1,85 juta unit.
Selama periode tersebut, penjualan Honda mencapai 815.000 unit atau menguasai 44% pasar.
Sementara itu, Yamaha memimpin pasar pada segmen ini dengan membukukan penjualan sebanyak 934.000 unit. Dengan angka itu, Yamaha menguasai 50,59% pasar sepeda motor matik.
Posisi ketiga dikuasai oleh Suzuki yang membukukan penjualan sebanyak 97.000 unit. (11/er)
sumber :http://bisnis.com/umum/headlines_bisnisindonesia/1id209561.html
Alternatif Usaha Mahasiswa
Sudah gak jamannya lagi bagi mahasiswa independen seperti kita terus-terusan menggantungkan hidup pada kekayaan orang tua. Kalo buat membiayai kuliah sih masih wajar, tapi kalo buat jajan? Malu ah,minta orang tua terus. Paling gak kita pernah kepikiran dong, gimana ya caranya, biar bisa jajan dengan hasil keringat sendiri?
Tak heran jaman sekarang banyak mahasiswa yang termotivasi mencari penghasilan. Apa sih alternatif pekerjaan yang bisa dilakukan mahasiswa? Seperti yang sama-sama kita tahu, mahasiswa pasti punya banyak keterbatasan. Salah satu diantaranya ya, keterbatasan modal. Selain itu, mahasiswa seperti kita juga punya kewajiban utama yaitu belajar. Jangan sampai dong, kita asyik bekerja, terus kuliahnya malah keteteran. Bukannya mau ngurangin biaya, eh malah nambah-nambahin, gara-gara harus ngulang mata kuliah yang nilainya jelek..!! hahaha.
Nah, disini ada beberapa alternatif usaha yang bisa kita lakukan, sambil tetep fokus di kegiatan belajar kita.
Menjual Barang Read the rest of this entry »
ACFTA – PASAR BEBAS 2010: “BUNUH DIRI EKONOMI INDONESIA”
Mulai 1 Januari 2010, Indonesia harus membuka pasar dalam negeri secara luas kepada negara-negara ASEAN dan Cina. Sebaliknya, Indonesia dipandang akan mendapatkan kesempatan lebih luas untuk memasuki pasar dalam negeri negara-negara tersebut.
Pembukaan pasar ini merupakan perwujudan dari perjanjian perdagangan bebas antara enam negara anggota ASEAN (Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina dan Brunei Darussalam) dengan Cina, yang disebut dengan ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA). Perjanjian ini sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2002. Pertanyaannya, apakah kebijakan pasar bebas ini akan membawa perubahan nasib rakyat negeri ini yang masih dihimpit dengan kemiskinan? Read the rest of this entry »
Market PC Nasional dikusai Acer
Produsen produk teknologi informasi (TI) asal Taiwan, Acer, masih menjadi pemimpin pasar penjualan personal computer (PC) di tanah air. Hingga akhir tahun lalu, market share Acer mencapai 15,1 persen dibanding para kompetitor yang sejenis.
sikutip dari surat kabar ternama di jawa timur Country Manager Acer Indonesia Jason Lim mengatakan bahwa pihaknya sukses memimpin pasar karena selalu berusaha membaca karakteristik konsumen di tiap negara. Misalnya, karakteristik konsumen di Amerika atau Eropa lebih menyukai komputer desktop di rumah atau di kantor. Sementara konsumen Asia memilih komputer yang berukuran kecil karena sering bepergian. “Bila ingin berhasil dalam bisnis ini, kita perlu menjadi pemain global,” Read the rest of this entry »
Saham di gadai?
Baru baru ini sukses diujicobakan di Jakarta November tahun lalu untuk saham digadaikan. Oleh karena itu Perum Pegadaian bakal merilis layanan gadai saham di Surabaya bulan depan. Seperti halnya ibu kota, Surabaya juga dinilai punya investor pasar modal dalam jumlah besar.
Dikutip dari dari media cetak harian jawa timur Pemimpin Wilayah Perum Pegadaian Surabaya M. Edy Prayitno “Biasanya, mereka berharap harga saham dikoleksinya naik. Dengan gadai saham, mereka bisa dapat uang tunai tanpa kehilangan hak atas saham yang digadaikan,” katanya Read the rest of this entry »
Rekasadana dilirik kembali
Saham Masih Idola, Pendapatan Tetap Nomor Dua
Reksadana makin menjadi tempat favorit mengembangkan dana. Return-nya jauh lebih tinggi dibandingkan produk simpanan perbankan. akan tetapi awas, tetap ada risiko di depan mata. Kasus redemption (penarikan dana besar-besaran oleh nasabah) pada 2005 bisa jadi pelajaran berharga.
——– Read the rest of this entry »