Archive for the ‘Cerpen’ Category
Tolong Aku….
Pagi yang cerah, namun aku sudah harus dihadapkan pda aroma sampah yang mengaduk-aduk isi perutku. Yang sebenarnya, belum terisi oleh sebiji nasi pun. Aku harus berebut dengan anak seusiaku diantara gunungan sampah. Memilah-milah mana yang sekiranya masih bisa dijual untuk didaur ulang. Padahal anak seumurku, seharusnya masih duduk di bangku sekolah menengah. Setiap kali aku melihat anak-anak berseragam SMU lewat diseberang jalan
sana. Hatiku tersayat perih tatkala mereka memandangku jijik. Akupun berpaling, menghapus luka yang membuat mataku memerah panas. Read the rest of this entry »
Mahasiswa Dipersimpang Jalan
Mahasiswa Dipersimpang Jalan
Masa SMA adalah masa yang terindah. Rasanya semua orang setuju akan pernyataan itu. Segalanya begitu indah dan mudah. Teman-teman yang selalu saja ada, datang menghiburku dikala sedang berduka, dan tertawa bersama disaat yang lain. Setelah lulus SMA kita berpisah, tidak ada satupun diantara kami Genk Cepers, begitu kami menyebut diri kami, yang masih terus bersama hingga di bangku perkuliahan. Kami memang serba kompak, namun cita-cita kami berbeda jauh. Ini barangkali yang membuat aku harus berpisah dengan mereka. Saat itulah sepertinya kehidupan baru sedang dimulai. Aku harus berkenalan dengan orang-orang baru yang belum tentu akan sekompak teman-temanku dulu. Read the rest of this entry »