Awal 2012 “Kiamat” bagi akuntan, Is it true?

Mungkin sekarang ini angka 2012 sangatlah populer, bahkan mampu mengalahkan popularitas SuperAnggodo. Film yang berjudul 2012 itu pun laris manis di berbagai bioskop di Indonesia dan seluruh dunia. Akuntansi pun tidak luput dari angka 2012 yang sangat hebat itu.

Sebuah kabar yang mengejutkan di pagi hari, dosen kami berkata bahwa awal tahun 2012 akan menjadi “kiamat” bagi profesi akuntan. Kami bertanya-tanya, mengapa bisa begitu. Apakah pada tahun itu profesi akuntan sudah tidak diperlukan lagi atau tenaga akuntan sudah habis. Kabar di pagi itu sedikit tidak enak di dengar oleh kami yang akan menjadi tenaga akuntan.

Dosen kami menjelaskan, mengapa awal tahun 2012 dapat disebut menjadi “kiamat” bagi profesi akuntan adalah bahwa pada awal tahun 2012 profesi akuntan tidak dapat bekerja sendiri, tetapi membutuhkan bantuan dari appraisal.

Appraisal adalah tenaga memberikan suatu estimasi dan pendapat atas nilai ekonomis suatu properti, baik harta berwujud (tangible assets) maupun harta tidak berwujud (intangible assets), berdasarkan hasil analisis terhadap fakta-fakta yang objektif dan relevan dengan menggunakan metode dan prinsip-prinsip penilaian yang berlaku.

Jadi, tenaga appraisal sangat diperlukan tetapi tenaga appraisal di Indonesia sangatlah kurang. Saat ini di Indonesia yang luas seperti ini, tenaga appraisal hanya ada 34 orang, sedangkan di Yogyakarta tenaga appraisal hanya 1 orang. Saat ini mungkin kebanyakan orang kurang mengenal dengan tenaga appraisal dikarenakan belum banyak yang membutuhkan tetapi mungkin pada tahun 2012 tenaga appraisal adalah pekerjaan yang cukup menjanjikan karena banyak dibutuhkan.

Jadi, apa yang harus kita lakukan sebagai calon tenaga akuntan di masa yang akan datang? Ditambah lagi, pada tahun 2010 ini akan dimulai menggunakan IFRS (International Financial Reporting Standart) pengganti dari PSAK yang selama ini kita gunakan di Indonesia.

Filed Under: Akuntansi

Tags: , ,

About the Author

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. taufik says:

    cuma sedikit ralat..
    sy di bidang appraisal atau penilai publik..
    tenaga penilai bersertifikat ssat ini ada 307.
    sedangkan penilai terdaftar lebih dari dua kalilipat penilai bersertifikat…
    tapi total kalau ditambah oleh asisten penilai atau insepktur lapangan, tenaga appraisal diseluruh indonesia lebih dari seribu…
    memang masih sedikit menurut para ahli dan pengamat dibidang ini.

    Dan g perlu takut, selama ini akuntan publik dan penilai publik sering kerjasama dan memang saling menguntungkan…
    karena pangsa pasar qta tidak jauh berbeda yaitu korporasi dan perbankan maka qta bisa saling kerjasama…

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.