<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Surat Kabar Online Mahasiswa Balance &#187; dimas</title>
	<atom:link href="http://balancepers.com/author/dimas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://balancepers.com</link>
	<description>Media Komunikasi Mahasiswa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 15:03:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>11 Januari 2008, GIGI Konser Tunggal Di Jogja</title>
		<link>http://balancepers.com/11-januari-2008-gigi-konser-tunggal-di-jogja/</link>
		<comments>http://balancepers.com/11-januari-2008-gigi-konser-tunggal-di-jogja/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Dec 2007 07:43:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dimas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music & Art]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balancepers.com/11-januari-2008-gigi-konser-tunggal-di-jogja/</guid>
		<description><![CDATA[Kota Yogyakarta memang selalu memberikan kenangan tersendiri bagi banyak orang. Tak terkecuali dengan grup band GIGI. “Yogyakarta merupakan kota yang asyik banget. Respon penonton terhadap Gigi selalu hangat dan setiap pertunjukan selalu ramai, disamping itu penonton banyak yang hafal lagu-lagu kami,&#8221; kata Armand, sang vokalis.Band yang digawangi Armand Maulana (vokal), Bewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana"><img src="http://balancepers.com/wp-content/uploads/2008/01/gigi-konserplnr-poster-w2.jpg" align="left" height="563" width="338" title="11 Januari 2008, GIGI Konser Tunggal Di Jogja" alt="gigi konserplnr poster w2 11 Januari 2008, GIGI Konser Tunggal Di Jogja" />Kota Yogyakarta memang selalu memberikan kenangan tersendiri bagi banyak orang. Tak terkecuali dengan grup band GIGI. <em>“Yogyakarta merupakan kota yang asyik banget. Respon penonton terhadap Gigi selalu hangat dan setiap pertunjukan selalu ramai, disamping itu penonton banyak yang hafal lagu-lagu kami,&#8221;</em> kata Armand, sang vokalis.Band yang digawangi Armand Maulana (vokal), Bewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bass), dan Gusti Hendi (drum) mengaku kota gudeg itu merupakan kota yang spesial. Untuk itu, mereka pun berencana menggelar konser musiknya yang bertajuk <em>Peace, Love, n&#8217; Respect </em>selama kurang lebih dua jam tanpa band lain di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, pada 11 Januari 2008 mendatang dengan membawakan 30 lagu yang repertoarnya telah rampung &#8216;digodog&#8217;.</span><span id="more-113"></span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: justify"><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana">&#8220;Kenapa Jogja? Karena kota itu sangat spesial bagi GIGI. Jogja adalah kota yang sangat bersejarah bagi kita. Karena untuk pertama kalinya sejak GIGI terbentuk pada tahun 1994, dengan formasi berlima, kita manggung di luar kota Jakarta. Selain itu, kita juga membuat video klip &#8216;Kuingin&#8217;, di Jogja juga. Jogja juga merupakan kota pelajar, jadi sangat mewakili Indonesia,&#8221;</span></em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana"> terang Thomas, sang basis yang diamini personil GIGI lainnya, di Hard Rock Cafe, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (13/12).<em> &#8220;Kenapa 11 Januari? Karena lagu itu sangat tinggi permintaan RBT-nya (Ring Back Tone-red). Dan juga sedang menjadi theme song sebuah sinetron,&#8221;</em> imbuh Armand Maulana.Lebih lanjut, Armand menambahkan, konser ini merupakan konser terbesar dan termegah GIGI setelah konser tahun 1999. Panggung konser tunggal Gigi tersebut akan dibuat megah dengan <em>lighting</em> dan sistem audio-visual yang dikonsep menyatu dengan repertoar. GIGI menginginkan pecinta musik di Yogyakarta dan sekitarnya menjadi saksi dan mengambil bagian dalam sejarah perjalanan Gigi. Selain itu, lewat konser ini GIGI ingin memberikan pembelajaran terhadap masyarakat bagaimana menghargai musisi. Pasalnya, belakangan banyak diadakan konser gratis. Ketika disinggung mengenai tujuan dari konser tersebut, Thomas menjelaskan. <em>&#8220;Niatan kita konser, GIGI pengen punya standar konser baku yang telah dipersiapkan secara matang. Jadi, kita ingin menjadikan konser ini sebagai acuan untuk setiap pertunjukan GIGI. Atau mungkin juga untuk musisi lain yang ingin menggelar konser musiknya,&#8221;</em> paparnya. Yang menarik, GIGI mengadakan konser itu dengan biaya sendiri. Dengan kata lain, tidak menggaet sponsor. Selain itu, tiket yang dijual sangat terjangkau. Cukup dengan 10 ribu rupiah. <em>So, </em>buat semua warga jogja dan sekitarnya, khususnya <em>balancer</em>, jangan lupa nonton ya, wajib! <em>See you there!</em> (dimas)</span><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><o:p> </o:p></p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://balancepers.com/50/" rel="bookmark">Merawat Gigi, Investasi Hidup Sehat</a></li><li><a href="http://balancepers.com/kiat-berhenti-merokok/" rel="bookmark">Kiat Berhenti Merokok!</a></li><li><a href="http://balancepers.com/17/" rel="bookmark">Filateli: “The 1847 Two Pence Mauritius Post Office”</a></li><li><a href="http://balancepers.com/27/" rel="bookmark">Butuh 2 Ribu Auditor</a></li><li><a href="http://balancepers.com/acton-figure-ultimate-bumblebee/" rel="bookmark">Acton Figure: Ultimate Bumblebee</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balancepers.com/11-januari-2008-gigi-konser-tunggal-di-jogja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kiat Berhenti Merokok!</title>
		<link>http://balancepers.com/kiat-berhenti-merokok/</link>
		<comments>http://balancepers.com/kiat-berhenti-merokok/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2007 05:55:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dimas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Trick]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balancepers.com/kiat-berhenti-merokok/</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya banyak para perokok yang ingin berhenti merokok. Namun mereka tidak kuasa melakukannya. Mengingat hal ini sama sekali bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Tapi kalau Anda memang sungguh berniat berhenti merokok, tips dari Yayasan Jantung Indonesia dibawah ini sangat layak untuk dicoba: · Cobalah mengevaluasi kebiasaan merokok Anda. Apa sebabnya dan kapan Anda mulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; line-height: 150%"> <span style="position: relative; z-index: 1; left: -2px; top: 0px; width: 276px; height: 209px"><img src="http://balancepers.com/wp-content/uploads/2007/12/rokok.jpg" v:shapes="_x0000_s1026" align="left" height="149" width="199" title="Kiat Berhenti Merokok!" alt="rokok Kiat Berhenti Merokok!" /></span><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana" lang="EN-US">Sebenarnya banyak para perokok yang ingin berhenti merokok. Namun mereka tidak kuasa melakukannya. Mengingat hal ini sama sekali bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Tapi kalau Anda memang sungguh berniat berhenti merokok, tips dari Yayasan Jantung <st1:country-region w:st="on"><st1:place w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region> dibawah ini sangat layak untuk dicoba: <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 14pt 0cm 0.0001pt 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Symbol" lang="EN-US"><span>·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">         </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana" lang="EN-US">Cobalah mengevaluasi kebiasaan merokok Anda.<br />
Apa sebabnya dan kapan Anda mulai merokok? Apakah anda merokok misalnya, hanya setelah makan siang atau ketika Anda sedang stres? </span><span id="more-60"></span><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana" lang="EN-US">Pernahkah anda mencoba untuk berhenti merokok? Tanyakan pada diri Anda apa yang menyebabkan Anda gagal berhenti merokok. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut akan membantu Anda mengklarifikasi apa yang Anda harus lakukan untuk berhasil berhenti merokok.</span><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana" lang="EN-US"> <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Symbol" lang="EN-US"><span>·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">         </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana" lang="EN-US">Buatlah rencana.<br />
Misalnya bicara dengan dokter Anda tentang strategi berhenti merokok. Dengan mengulum permen atau mengisap inhaler, misalnya bisa membantu Anda pelan-pelan berhenti merokok. Dan satu lagi cara, yakni melakukan pekerjaan yang paling Anda sukai. Paling tidak, dengan aktifitas yang tidak begitu berat Anda akan lebih fokus pada pekerjaan sehingga tak sempat merokok. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Symbol" lang="EN-US"><span>·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">         </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana" lang="EN-US">Beritahukan semua orang, baik teman, rekan kerja, kerabat dan keluarga Anda kalau Anda ingin berhenti merokok. Minta mereka ikut membantu Anda, misalnya dengan tidak merokok di depan Anda.  <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Symbol" lang="EN-US"><span>·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">         </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana" lang="EN-US">Berteman dengan sesama orang yang pernah merokok.<br />
Jika memungkinkan, bergabunglah dengan orang-orang yang telah berhasil berhenti merokok terutama dengan mereka yang sejak awal telah mendorong Anda berhenti merokok. Jika ini tidak mungkin, bertemanlah dengan perokok lain yang juga sedang berhenti merokok. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Symbol" lang="EN-US"><span>·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">         </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana" lang="EN-US">Pindahkan semua hal yang berhubungan dengan rokok, baik cerutu, asbak maupun korek api. Yang jelas bersihkan rumah, kantor, mobil dan baju Anda yang berbau rokok karena hanya akan mengingatkan Anda tentang rokok.  <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Symbol" lang="EN-US"><span>·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">         </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana" lang="EN-US">Hindari situasi/keadaan yang biasanya membuat Anda ingin merokok.<br />
Rencanakan aktivitas yang tidak bersangkutan dengan merokok. Misalnya, jika anda biasanya merokok ketika pergi ke bar atau restoran, maka rencanakan pergi ke bioskop atau ke tempat-tempat lain yang tidak memungkinkan Anda merokok. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 14pt 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Symbol" lang="EN-US"><span>·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">         </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana" lang="EN-US">Ingatkan selalu diri Anda mengapa ingin berhenti merokok.<br />
Hal semacam ini diperlukan terutama pada saat Anda merasa butuh rokok untuk menghilangkan rasa suntuk atau stres. Dengan mengingat alasan Anda berhenti paling tidak akan membantu Anda sendiri. (dimas)<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="EN-US"><o:p> </o:p></span></p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://balancepers.com/17/" rel="bookmark">Filateli: “The 1847 Two Pence Mauritius Post Office”</a></li><li><a href="http://balancepers.com/gangguan-kepribadian/" rel="bookmark">GANGGUAN KEPRIBADIAN</a></li><li><a href="http://balancepers.com/27/" rel="bookmark">Butuh 2 Ribu Auditor</a></li><li><a href="http://balancepers.com/acton-figure-ultimate-bumblebee/" rel="bookmark">Acton Figure: Ultimate Bumblebee</a></li><li><a href="http://balancepers.com/taruhan-ronaldo-dan-ferguson/" rel="bookmark">Taruhan Ronaldo dan Ferguson</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balancepers.com/kiat-berhenti-merokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Musik Indonesia 2007 : Maju, Jalan di Tempat, atau Malah Mundur? (1)</title>
		<link>http://balancepers.com/musik-indonesia-2007-maju-jalan-di-tempat-atau-malah-mundur-1/</link>
		<comments>http://balancepers.com/musik-indonesia-2007-maju-jalan-di-tempat-atau-malah-mundur-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Dec 2007 18:39:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dimas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music & Art]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balancepers.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Musik adalah bagian yang sudah tidak bisa dipisahkan lagi dari gemerlapnya kehidupan di planet ini. Setiap detik seakan tak akan berlalu tanpa hadirnya nada-nada yang akan merangkai kejadian-kejadian yang telah, sedang, dan akan terjadi. Apalagi di era serba modern dewasa ini, setiap sudut kehidupan seolah selalu menghadirkan irama-irama – apapun itu – yang tentunya akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"> <img src="http://balancepers.com/wp-content/uploads/2007/12/musik.jpg" align="left" height="155" width="221" title="Musik Indonesia 2007 : Maju, Jalan di Tempat, atau Malah Mundur? (1)" alt="musik Musik Indonesia 2007 : Maju, Jalan di Tempat, atau Malah Mundur? (1)" /><em>Musik adalah bagian yang sudah tidak bisa dipisahkan lagi dari gemerlapnya kehidupan di planet ini. Setiap detik seakan tak akan berlalu tanpa hadirnya nada-nada yang akan merangkai kejadian-kejadian yang telah, sedang, dan akan terjadi. Apalagi di era serba modern dewasa ini, setiap sudut kehidupan seolah selalu menghadirkan irama-irama – apapun itu – yang tentunya akan menjadi kenangan yang tak akan terlupakan. Pendek kata, setiap orang pasti akan selalu mempunyai jawaban jika kepadanya ditanyakan perihal musik. Siapapun dan apapun statusnya, dalam dunia musik hanya ada satu bahasa yang mampu meleburkan segala atribut ‘kemanusiaannya’ yaitu musik itu sendiri.</em><span id="more-40"></span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: justify">Musik Indonesia. Sebuah kata yang bisa berarti musik yang asli Indonesia, tapi bisa juga bermakna dunia musik yang berkembang di Indonesia, tanpa embel-embel kata asli. Masih bisa diperdebatkan, karena sejatinya musik Indonesia terangkum dalam rentang panjang yang tentu saja banyak dipengaruhi oleh banyak warna. Ada yang mengklaim keroncong adalah musik asli Indonesia. Padahal dalam sejarahnya, keroncong justru kental dengan aroma Portugis. Ini bisa kita temukan di daerah Tugu Jakarta Utara yang konon merupakan &#8220;awal mula&#8221; keroncong berkembang di Indonesia. Atau gambang kromong Betawi yang diklaim musik asli Indonesia. Padahal pengaruh dari Cina sangatlah kental pada musik Betawi ini. Artinya, ketika kita mengklaim satu musik tertentu sebagai &#8220;asli&#8221; perlu satu penelitian panjang yang cukup <em>valid</em>. Tidak banyak orang tahu bahwa gambang kromong, yang sempat dipopulerkan oleh Lilis Suryani di tahun 60-an dan duet Benyamin S &#8211; Ida Royani di tahun 70-an, adalah sebuah musik akulturatif berbagai etnis di Indonesia yang cikal bakalnya telah dirintis lebih dari dua abad lalu. Irama gambang kromong dengan tata laras Salendro Cina pertama kali diperkenalkan oleh orang-orang Tionghoa Peranakan sebelum akhirnya mengalami percampuran dengan budaya Jawa, Sunda, hingga Deli, membentuk sebuah musik harmonis yang kini menjadi salah satu ciri khas Betawi. Lalu?<o:p></o:p></p>
<p style="text-align: justify">Mengapa maju, jalan di tempat, atau malah mundur?<o:p></o:p></p>
<p style="text-align: justify">Gagasan yang kemudian menjadi judul artikel ini lebih mengarah kepada banyaknya polemik mengenai musik Indonesia (khususnya dewasa ini) di tengah kemajuan musik Indonesia dari sisi industrinya. Industri musik Indonesia telah mengalami kemajuan yang sangat pesat, sejalan dengan kemajuan teknologi yang sangat membantu baik para musisi maupun para konsumen (penikmat musik) pada umumnya. Akan tetapi masih ada saja orang yang mengapresiasi karya-karya anak negeri dengan kurang bijaksana. Yang disebut musik berkelas lah, yang disebut <em>ancur</em> lah, musik kampungan lah, dan lain sebagainya. Sehingga banyak memunculkan sentimen-sentimen tertentu yang akan menjadikan persaingan yang kurang sehat. Bahkan ada radio yang tidak berkenan untuk memutar lagu dari sebuah band baru yang dianggap ‘kurang pantas’ melintas di telinga pendengarnya. Atau jangan-jangan hal ini memang suatu imbas dan konsekuensi dari kemajuan industri sendiri?<o:p></o:p></p>
<p style="text-align: justify">Paragraf kedua diatas mencoba untuk sedikit mengulas (sangat sedikit) tentang perjalanan musik sebagai kebudayaan Indonesia. Bagaimana sebuah karya itu dihasilkan, kemudian dinikmati oleh masyarakat yang berasal dari latar belakang kebudayaan yang berbeda juga. Apa yang dihasilkan oleh para musisi dalam bentuk komposisi notasi dan lirik adalah apa yang sudah dialaminya, atau biasa disebut influence. Faktor lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap penciptaan karya tersebut. Kemudian jika yang telah dihasilkan tersebut disukai orang (apalagi banyak), apakah menjadi ‘penting’ bagi kita untuk mengatakan begini begitu tentang sesuatu yang telah disukai banyak orang tersebut dengan tujuan untuk merendahkan atau bahkan mencaci makinya? Apakah perlu untuk mengklaim musik jaman sekarang lebih ngetrend dibanding era 70-an, 80-an?<o:p></o:p></p>
<p style="text-align: justify">Kemajuan industri musik di Indonesia yang sangat pesat ini seharusnya bisa membuat siapapun juga untuk lebih menghargai lagi karya-karya yang ditelurkan. Lebih membuka diri terhadap siapapun juga. Masalah suka <em>nggak</em> suka, selera <em>nggak</em> selera, janganlah menjadi sebuah fanatisme yang sempit. Biarlah musik yang menentukan sendiri arah dan tujuannya. Ia berasal dari hati, dan akan berlabuh disetiap hati yang akan selalu mencintainya juga. Bukankah dalam bermusik, semua telah melebur menjadi satu kan? (dimas)<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><o:p> </o:p></p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://balancepers.com/mp3-gratisan-siapa-mau/" rel="bookmark">Mp3 Gratisan, siapa mau?</a></li><li><a href="http://balancepers.com/demi-dcinnamons-rela-mengantri/" rel="bookmark">Demi D'Cinnamons Rela Mengantri</a></li><li><a href="http://balancepers.com/11-januari-2008-gigi-konser-tunggal-di-jogja/" rel="bookmark">11 Januari 2008, GIGI Konser Tunggal Di Jogja</a></li><li><a href="http://balancepers.com/111/" rel="bookmark">Melamun ADA Gunaya Lho.......!!!</a></li><li><a href="http://balancepers.com/mahasiswa-dipersimpang-jalan/" rel="bookmark">Mahasiswa Dipersimpang Jalan</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balancepers.com/musik-indonesia-2007-maju-jalan-di-tempat-atau-malah-mundur-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

