2008, ASURANSI UMUM NAIKKAN PREMI BANJIR
Desember 27, 2007
Perusahaan-perusahaan asuransi umum akan menaikkan premi asuransi bencana banjir mulai 2008 akibat kenaikkan klaim tahun ini.
LANGKAH ini merupakan upaya meningkatkan cadangan dana yang cukup guna membayar klaim banjir yang mungkin terjadi. “Sebenarnya kami tidak ingin menaikkan premi,namun melihat kondisi alam dan kenyataan di
Dia menambahkan, kenaikan premi tersebut juga disebabkan pengetatan syarat dan kondisi,serta kenaikan harga oleh perusahaan- perusahaan reasuransi internasional. Menurut Frans, industri asuransi di
Jika reasuransi menaikkan tarif, maka asuransi dalam negeri juga akan menerapkan kenaikan tarif premi pada pemegang polis. Kendati demikian,Frans menolak menyebutkan angka kenaikan premi yang akan diberlakukan.Menurut dia, besarnya kenaikan yang diterapkan tergantung kebijakan harga (pricing policy) di masingmasing perusahaan asuransi pada tahun depan.
“Tentunya masing-masing perusahaan asuransi akan menetapkan tarif premi tergantung syarat dan kondisinya,”ujarnya.
Seperti diketahui, banjir besar pada 2007 lalu menyebabkan perusahaan asuransi dan reasuransi internasional harus menanggung klaim banjir yang membengkak dibandingkan banjir besar pada 2002 lalu. Data AAUI menyebutkan, klaim banjir asuransi properti pada 2007 mencapai Rp2,1 triliun atau naik signifikan dibandingkan 2002 sebesar Rp1,5 triliun, meski jumlah polis yang mengalami klaim menurun.
Artinya, nilai kerugian per masing- masing polis meningkat cukup tajam dari Rp359 juta pada 2002 menjadi Rp1,12 miliar pada 2007. Hal ini disebabkan intensitas banjir lebih tinggi dengan wilayah yang terkena dampak banjir lebih luas pada 2007 dibandingkan banjir 2002. Selain itu, jenis asuransi yang mengalami klaim banjir juga meningkat, yakni pada 2002 didominasi sektor properti dan automotif, maka pada 2007 ditambah dengan klaim engineering dan aneka. Sementara itu, pemerintah belum optimal meningkatkan risk improvement sehingga potensi banjir yang lebih hebat sangat mungkin terjadi di 2008 maupun 2009. (kurniana ufik)
sumber: seputar-indonesia.com



Comments